MALINAU, Kalimantan Utara – Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota, Serma Ridwan Tadjudin, melaksanakan monitoring wilayah sekaligus memantau kondisi banjir yang melanda Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, pada Senin (13/7/2026).
Banjir yang menggenangi sejumlah permukiman warga tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang menyebabkan debit air Sungai Simandurut meningkat dan bertemu dengan air pasang, sehingga air meluap hingga memasuki kawasan permukiman masyarakat.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, ketinggian air di RT 01 mencapai sekitar 2 meter, RT 02 mencapai sekitar 50 sentimeter, RT 03 masih dalam kondisi aman dan belum terdampak banjir, sedangkan RT 04 rata-rata mencapai sekitar 50 sentimeter.
Untuk memastikan kondisi masyarakat serta mempercepat langkah penanganan, Serma Ridwan Tadjudin bersama unsur Pemerintah Kabupaten Malinau dan instansi terkait meninjau langsung wilayah terdampak. Kegiatan tersebut bertujuan memantau perkembangan debit air, mendata kondisi warga, serta mengoordinasikan langkah-langkah penanganan apabila debit air kembali mengalami peningkatan.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Malinau, Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Camat Malinau Utara, Kepala BPBD Kabupaten Malinau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malinau, personel Yonif Khusus 614/Raja Pandita, personel Brimob Kompi 4, serta personel Pemadam Kebakaran Kecamatan Malinau Utara.
Di sela kegiatan, Babinsa mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi naiknya debit air, mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, serta segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila membutuhkan bantuan maupun evakuasi.
Serma Ridwan Tadjudin menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di lokasi bencana merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Menurutnya, Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, dan seluruh instansi terkait guna memantau perkembangan situasi serta memastikan penanganan banjir berjalan secara cepat, tepat, dan terpadu.
Melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait, diharapkan dampak banjir dapat diminimalisasi, keselamatan masyarakat tetap terjaga, serta kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi hingga kondisi kembali normal.
(Pendim0910)

Posting Komentar